Masa depan bangsa
Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda bangsa ini. Kaum muda
Indonesia adalah masa depan bangsa ini. Karena itu setiap pemuda Indonesia,
baik yang masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang telah menyelesaikan
pendidikannya merupakan faktor-faktor penting yang sangat diandalkan oleh
bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan juga mempertahankan
kedaulatan bangsa.
Dahulu, untuk merebut kemerdekaan bangsa,
modal pemuda adalah bambu runcing dan semangat yang berkobar. Tanpa ada
dorongan paksa dari para pemuda, mungkin Soekarno dan Hatta waktu itu tidak
jadi memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Wajar jika kemudian, Bung Karno
dalam suatu kesempatan pernah mengatakan, “Seribu orang tua hanya dapat
bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia”. Diakui atau tidak, setiap
pemuda merupakan generasi penerus bangsa. Ia juga merupakan pencetus perubahan
dan pembuat perubahan. Pemuda memiliki posisi yang strategis karena menjadi poros
maju atau tidaknya sebuah negara. Kalimat tersebut seakan memberikan makna
bahwa betapa pentingnya peran pemuda dalam mewujudkan kemandirian bangsa.
Berbeda
dengan masa kemerdekaan, pemuda zaman sekarang memiliki tantangan sendiri.
Justru tantangan zaman sekarang sangat kompleks. Pertama, pemuda dituntut untuk
kreatif terhadap perubahan zaman, menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
yang terus berubah sepanjang waktu. Kedua, pemuda dituntut menemukan jati diri
dengan menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan sekitar. Ketiga, pemuda
diajak untuk bertahan dalam persaingan global dengan menunjukkan prestasi.
Sehingga dengan prestasi yang mereka raih mampu menempatkan Indonesia di tengah
lingkungan masyarakat dunia. Keempat, pemuda sebagai tulang punggung negara,
memunyai kewajiban dalam mengisi kemerdekaan. Kelima, melalui pendidikan,
pemuda diharapakan mampu menjadi kaum intelektual yang humanis serta peduli
terhadap pemberdayaan masyarakat (Bramandita, 2010).
Begitu banyak tugas di pundak para pemuda
dalam mengisi kemerdekaan saat ini. Setidaknya perjuangan para pemuda ini akan
dapat diaplikasikan dalam wujud yang lebih nyata, terutama dapat dirasakan bagi
masyarakat luas.
Untuk menemukan kembali masa depan Indonesia
adalah dengan cara pemudaan kembali Indonesia. Pemudaan ini, dapat dilakukan
oleh para pemuda dengan cara menorehkan prestasi-prestasi untuk membanggakan
bangsa dan rakyat Indonesia. Misalnya, bagi pelajar, mulai saat ini lebih giat belajar
dalam meraih prestasi di kelas serta aktif untuk berpartisipasi dalam berbagai
kompetisi baik kancah nasional maupun internasional seperti Olimpiade. Bukan
justru terlibat dalam tawuran antar pelajar yang merugikan banyak kalangan.
Bagi mahasiswa, sejak semester awal sudah harus aktif untuk ikut organisasi
baik dalam maupun luar kampus. Juga mengikuti kompetisi mahasiswa seperti
debat, karya tulis ilmiah mahasiswa, seminar atau workshop untuk membuka
wawasan dan study exchange atau pun program sejenis.
Tidak hanya itu, baik pelajar maupun mahasiswa,
keduanya memiliki kesempatan yang sama untuk bisa melakukan improving
skills dengan cara bergabung di organisasi yang positif sebagai wadah
para pemuda. Organisasi yang berisikan para pemuda bangsa telah ikut membuat
perubahan hingga detik ini.
Para pemuda yang kini belum tergabung di
dalamnya, sangat disarankan untuk bergabung guna ikut membangun perubahan di
negeri ini. Dengan ikut bergabung, maka para pemuda akan memiliki banyak
jaringan yang semakin luas. Kemampuan interpersonal yang semakin mumpuni.
Dengan mengikuti organisasi karakter kepemimpinan secara tidak langsung akan
terbentuk sehingga mampu mengidentifikasi permasalahan sampai akar rumput.
Negara ini amatlah besar. Sekecil apapun peran
para pemudanya, sangat ditunggu oleh rakyat. Kokohnya suatu bangsa di masa
mendatang tercermin dari kualitas sumber daya pemuda saat ini. Sudah saatnya
pemuda bangkit untuk memberdayakan diri agar memiliki kualitas dan keunggulan.
Sejarah telah mencatat bahwa perubahan yang dialami bangsa ini tidak terlepas dari
peran serta para pemudanya.
Apalagi pada era globalisasi seperti sekarang
ini kehidupan dari generasi ini sungguh terjamin dan menyenangkan.
Bagaimana tidak, kemajuan teknologi yang pesat, kehidupan yang super dinamis,
dan perkembangan alat telekomunikasi telah membantu mereka dalam menjalani
kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, sering tidak kita sadari bahwa dunia ini
semakin kejam dan penuh dengan tantangan baru yang harus dihadapi.
Pada
era digital ini tidak dapat dipungkiri bahwa
perkembangan teknologi dan internet bisa membawa dampak positif maupun dampak
negatif bagi anak muda. Apabila tidak hati-hati dalam penggunaannya, kita
sebagai anak-anak muda dapat terjerumus ke hal-hal yang negatif, seperti
mengunjungi situs-situs pornografi, membuka situs-situs radikalisme, atau salah
dalam memilih teman dan komunitas di internet. Selain itu, generasi millennial
juga harus bijak dalam menggunakan media sosialnya. Jangan sampai media sosial
justru menjadi sarana untuk saling menghujat dan menjatuhkan satu sama lain
atau untuk menyebarkan informasi hoax. Maka dari itu, kita sebagai
generasi penerus bangsa harus mengambil dampak positifnya saja.
Adanya game
online yang semakin beragam, membuat anak muda yang memainkannya terbius asyik
dan lupa waktu sehingga menimbulkan kurangnya
kepekaan sosial dan membuat kecanduan bagi yang memainkannya, bahkan dapat menyebabkan rasa malas dalam beraktivitas atau biasa disebut mager (malas gerak). Daripada waktu,
tenaga, dan uang kita terbuang sia-sia untuk bermain game online alangkah lebih
baik jika kita dapat menggunakan ponsel kita untuk yang bermanfaat atau bahkan
dapat menjadikan ponsel kita sebagai sarana usaha yang dapat menghasilkan uang.
Kita bisa menggunakan
internet untuk mencari ide-ide kreatif di Google, melihat tutorial kreatif di
Youtube, membuat foto-foto menarik untuk ditampilkan di Instagram atau
Facebook, membagikan info-info yang bermanfaat di Twitter atau bahkan dapat
menjadikan media sosial sebagai sarana bisnis dan masih banyak lagi. Pada
dasarnya, dampak positif dari kemajuan teknologi akan kita rasakan ketika kita
juga menggunakannya secara positif.
Oleh karena itu, sebagai
generasi penerus bangsa, kaum millennial di Indonesia tidak boleh kalah dalam
persaingan dengan anak-anak muda dari negara lain. Pendidikan yang tinggi saja
ternyata tidak cukup, anak muda Indonesia zaman now harus
dibekali dengan berbagai pengalaman dan soft skills yang baik.
Menjadi pribadi yang kreatif, aktif, dan inovatif tentu harus dimiliki dalam
jiwa anak muda. Itu adalah syarat utama bagi generasi millennial untuk dapat
bersaing dan menghadapi berbagai tantangan di dunia yang semakin dinamis ini.